Dalam rangka pergantian kepengurusan periode 2026–2027, Tebuireng Center menyelenggarakan pelantikan Badan Pengurus pada Kamis, 8 Oktober 2026, bertempat di Aula KAHHA PCINU Mesir. Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran para penasihat, dewan pembina, dan warga Tebuireng Center. Selain itu, acara tersebut juga menjadi momen silaturahmi dan penyambutan mahasiswa baru Al-Azhar se-Tebuireng Raya.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Maulid al-Diba’ oleh grup hadroh Al-Hasyimi TC. Memasuki acara inti, Ahmad Faliqul Ishbah Nugroho selaku pembawa acara berdiri memandu jalannya acara dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fahmi Zaidan.
Memasuki sesi sambutan, Zufar Abdurrahim Hasby selaku Wakil Ketua Badan Pengurus periode sebelumnya menyampaikan ucapan selamat datang kepada KH. M. Subchan, S.Pd., serta mahasiswa baru Tebuireng Center yang hadir di Mesir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf, baik atas nama kepengurusan sebelumnya maupun secara pribadi. Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Tebuireng Center, khususnya jajaran pengurus, atas kebersamaan dan kerja sama selama masa kepengurusan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh M. A. Dimas Awaluddin selaku Ketua Badan Pengurus periode 2026–2027. Dalam sambutannya, ia mengangkat semboyan pendidikan Ki Hajar Dewantara, “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.” Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya atas antusiasme warga Tebuireng Center yang hadir, terutama para senior yang turut menambah kehangatan suasana. Menurutnya, nasihat dari para tamu undangan menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi warga TC untuk kembali menumbuhkan semangat belajar selama menuntut ilmu di Mesir.

Penasihat Tebuireng Center, KH. Faiz Husaini, Lc., M.A., turut menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga dan merawat warisan Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari. Ia mengutip pesan Gus Kikin, Pengasuh Pesantren Tebuireng sekaligus Ketua Umum PBNU, tentang dua warisan besar yang ditinggalkan Hadratussyaikh, yakni Tebuireng dan Nahdlatul Ulama.
“Pertama adalah Tebuireng dan kedua adalah Nahdlatul Ulama. Mari kita berkhidmah bersama merawat keduanya dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Setelah sesi sambutan, acara berlanjut ke prosesi pelantikan Dewan Pembina yang dipimpin oleh KH. Faiz Husaini, Lc., M.A. Selanjutnya, Surat Keputusan (SK) Badan Pengurus Tebuireng Center periode 2026–2027 dibacakan oleh Muhammad Faizur Rahman. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar pelantikan Badan Pengurus yang dipimpin oleh Zufar Abdurrahim Hasby.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan mauidhah hasanah yang disampaikan oleh KH. M. Subchan, S.Pd., selaku Kepala Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng. Dalam nasihatnya, beliau mengajak para warga Tebuireng Center yang sedang menuntut ilmu di Mesir, khususnya di Universitas Al-Azhar, agar bersungguh-sungguh dalam belajar dan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Beliau mengingatkan bahwa para mahasiswa merupakan generasi penerus yang diharapkan mampu melanjutkan perjuangan para guru Pesantren Tebuireng.
“Berjuang, harus berjuang dan harus berjuang, karena tidak ada sesuatu yang tidak dipaksakan. Kalau memang tidak dipaksakan, maka kita sendiri yang akan terkalahkan,” pesannya.
Selain menekankan kesungguhan dalam belajar, KH. M. Subchan juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak dalam menuntut ilmu, sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim. Para mahasiswa diharapkan senantiasa mengingat jasa para guru yang telah membimbing mereka sejak pendidikan dasar, tsanawiyah, aliyah, hingga menempuh pendidikan di Al-Azhar. Beliau juga mengajak para mahasiswa untuk meneladani Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, baik dalam keilmuan maupun akhlak.
Di akhir, beliau mengutip hadis Nabi Muhammad saw. tentang diangkatnya ilmu melalui wafatnya para ulama. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para mahasiswa untuk mempersiapkan diri dalam menjaga dan meneruskan ilmu yang telah diwariskan para guru, sehingga estafet keilmuan dapat terus berlanjut dari generasi ke generasi.

Setelah penyampaian mauidhah hasanah, doa dipimpin oleh KH. Faiz Husaini, Lc., M.A. Pembawa acara kemudian menutup rangkaian kegiatan pada pukul 21.33 waktu setempat. Para hadirin selanjutnya mengikuti sesi foto bersama sebelum beramah tamah.
Melalui pelantikan ini, diharapkan Badan Pengurus Tebuireng Center periode 2026–2027 dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta melanjutkan khidmah dalam menjaga nilai-nilai dan perjuangan para ulama di Mesir.

Tinggalkan Komentar