Ruang Gagasan
Semenjak era Renaisans, ilmu pengetahuan di Barat berkembang secara progresif dengan menekankan aspek empiris, rasional, dan materialistis. Perolehan ilmu pengetahuan modern cenderung dibatasi pada aspek rasional dan pengalaman empiris. Dominasi paradigma ini sering kali memosisikannya secara netral dan bebas nilai, sehingga aspek spiritualitas kerap terpinggirkan dari kerangka ilmu pengetahuan.[1] Para pemikir muslim kontemporer kemudian memandang […]