Puisi
08/08/2022
Hidup – Mati
Untuk kesekian kaliAku hidup kembaliDengan wajah bak rumah kosongPada terik yang berdebuKuperhatikan para manusia memeras keringatHaruskah jua aku berjuang?Mendadak bola mataku seperti koalaLalu mendengkur Untuk kesekian kaliAku mati kembaliLayaknya kota tanpa penghuniPada waktu kemerahan yang menggelapBak kura-kura, tubuhku masih dalam tempurungTak kulihat bunga bermekaranSudahkah aku bekerja keras? Aku hidup kembaliDedaunan menguning dan gugurDengan mata sayuAku […]
Aan Darwaty
Selengkapnya
