Puisi
Hai, lama tak jumpaRambu kedatangan sudah menyapaPastinya engkau sadar waktunya tiba,atau jangan-jangan engkau lupa? Hai, ingatkah engkau siapa aku?Kenapa engkau melamun ragu?Tataplah mataku, kita akan bertemuKuyakin engkau rindu. Aku adalah RahmatApa yang ada padaku adalah berkatSemua kemuliaan bisa didapatdengan usaha ataupun tirakat. Aku hanyalah sekilasWaktuku beranjak terasa lekasPersiapkan dirimu dengan pantasJika berpisah engkau pun ikhlas
Puisi
Wahai pujaan penerima pujian para pemujaAtas kiprah suci nan agungmu untuk semestaYang disaksikan seantero langit dan bumiDengan desirnya, padang pasir bersaksiDengan usianya, piramida kuno mengabdiDengan panjang arusnya, sungai nil mengakui. Bahwa engkaulah utusan bagi seluruh kehidupanPenerang dalam kegelapanPenunjuk menuju pintu kebajikanRahmatmu, adalah puncak harapan Maka tak ayal, curahan salam berlimpah atasmuGemaungnya menjamah disetiap sudut masjid […]
Puisi
Untuk kesekian kaliAku hidup kembaliDengan wajah bak rumah kosongPada terik yang berdebuKuperhatikan para manusia memeras keringatHaruskah jua aku berjuang?Mendadak bola mataku seperti koalaLalu mendengkur Untuk kesekian kaliAku mati kembaliLayaknya kota tanpa penghuniPada waktu kemerahan yang menggelapBak kura-kura, tubuhku masih dalam tempurungTak kulihat bunga bermekaranSudahkah aku bekerja keras? Aku hidup kembaliDedaunan menguning dan gugurDengan mata sayuAku […]
Puisi
Dia kembali datang,Kali ini dengan teman-temannya Aku tersenyum dan menyapaMengulurkan tanganMengajak bersalaman Dia balas tersenyum,Namun menghempas uluran tanganku Aku menatapnyaSeringainya menakutkanPun teman-temannya Aku meringkuk ketakutanNamun tiada terjadi apapunMereka diamSekali lagi, hanya diam. Seseorang melihat kitaDan bertanya, “Ada apa?”Aku bingung menjawab apaSampai akhirnya berkata, “Tidak ada apa-apa.” Dalam hati, aku merutukBagaimana bisa aku berkata seperti itu?Bukankah […]
Puisi
Teh seduh itu di depanku,Pahit, namun ia mampu mendekapku dalam hangat. Teh seduh itu di depanku,Pahit, namun tidak ada yang lebih setia dari teh seduh milikku. Teh seduh itu di depanku,Pahit, namun tiap tegukannya memiliki makna yang sangat berarti bagi hidupku. Teh seduh itu di depanku,Kini ia sudah habis, dan pahit itu telah menyatu dalam […]
Puisi
Karya Maulana Thalia S. Selamat malam Mesir,Kawanan anjing berjalan dan menyapa kecil untukmu. Selamat malam Mesir,Barisan bangunan menatapmu seakan ingin melambai dan memelukmu. Selamat malam Mesir,Hembusan angin musim dinginTak hentinya berjalan mengiringimu. Layaknya singa mengejar mangsa,Maka aku pun pergi berlariUntuk mewujudkan setiaku mempelajarimu.
Puisi
Karya Muhammad Alfin Ghozali Orang pinggiran berdukaMembanjiri ibu kotaMeringis, menagih doa kepada para tumenggung di pusat kotaBersikukuh tentang nasib orang-orang mereka. “Idealismemu tidak laku di tempatku,” teriak merekaPengkhianatan lahir dari mulut busuk, dari janji-janjiDemi dusta! Manusia dibelenggu, matanya disayatTelinganya ditabuh, mulutnya disumpalBahkan, mimpinya dimanipulasi. Mereka bergerak, lalu berteriak, kemudian matiJatuh ke tanah, tersungkur, menjadi bangkaiDikerubungi […]
Puisi
Karya Filda G. Kutorehkan tinta di penghujung senja,Seakan semesta turut mengelola kata.Di atas tumpukan batu coklat yang berpenghuni,Sembari ditemani matahari yang mulai bersembunyi,Berganti dengan malam yang mulai menyapa.Tapi, tak seperti dirimu yang abadi dalam jiwa raga. Nama-mu,Selalu terapal dalam doa.Tersimpan suci di dalam hatiBersemayam tenang, meneduhkan jiwa.Kau tak kan terganti sepanjang masa. Bagaimana aku bisa […]
Puisi
Karya Alfan Yusuf Mustafa Menjelang pagi menampakkan rautnyaHembusan angin tak henti-hentinya merayuSuara lirih dari pojok masjidTerdengar masuk mengendap dalam batin Sementara anjing-anjing menggonggongBerlari bersautan mencari nafkahAku tetap menggeliat bercumbu nikmatDalam peluk malu sutera kusut Selimut tebal itu tetap bersarangMenawarkan kehangatan rasa percayaMenjanjikan keabadian ilusiMendobrak rasa kesal gelisahIa candu layaknya akuIa kekal bak kesetiaanku KutertidurDalam lubukDalam […]