IMG 20221105 WA0001 1024x768

Hampir sekitar 3 tahun sudah lamanya Gus Sholah meninggalkan kita semua, sosok panutan serta kiai kondang yang pernah mengemban amanah menjadi pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang ini, juga sangat dirindukan oleh masyarakat akan keintelektualannya serta hubungan baiknya antar sesama. Adik kandung dari almarhum Gus Dur ini wafat tepatnya pada hari Minggu, 2 Februari 2020. Dengan itu atas peringatan 1000 hari beliau, Pesantren Tebuireng menggelar acara tersebut pada Sabtu lalu, pada tanggal 29 Oktober 2022.

Tak ingin tertinggal, jajaran pengurus Tebuireng Center Cairo juga menggelar acara peringatan 1000 hari Gus Sholah, pada Kamis lalu (3/11/2022) yang mana acara tersebut diadakan di Aula Limas, KEMASS Hay Asyir Kairo, Mesir. Acara yang dibuka dengan khotmil qur’an ini ditujukan kepada Gus Sholah dan para masyayikh Tebuireng. Kemudian dilanjut dengan pembukaan acara yang sepenuhnya diambil alih oleh saudara Ahmad Dzulfikar selaku Master of Ceremony. Dimulai dari pembacaan khotmil quran pada pukul tiga sore lalu dilanjutkan dengan pembacaan sholawat yang dipimpin langsung oleh tim hadroh Tebuireng Center. Acara berlangsung cukup ramai dan hikmat yang diikuti oleh para anggota Tebuireng Center dan juga para tamu undangan, hingga sampai pada penutupan yang mana tetap ramai dengan sesi perfotoan serta makan bersama pada pukul sembilan malam. Tidak hanya itu, setelah shohib al-hajat menyampaikan masing–masing kesan pesannya, dilanjut dengan wejangan dari Mas Ilmanuddin Abdul Haq yang juga merupakan senior Tebuireng Center “Setiap Orang harus mencapai titik sublimnya masing -masing agar dapat berkiprah di manapun.” Ucap Mas Ilman dalam salah satu pesan yang disampaikan pada para wisudawan dan juga untuk kita semua.

Adapun dari perwakilan junior yang menyampaikan kesan pesan terhadap wisudawan, dalam hal ini diwakilkan oleh saudara Rizki Adzaky Syariv yang mana ia menjabat sebagai koordinator keilmuan dalam struktur kepengurusan Tebuireng Center. “Inilah waktu kalian untuk memikul amanat yang besar di atas pundak, sebagai lulusan al-Azhar di tengah masyarakat” tegasnya sambil memotivasi para wisudawan. Disambung dengan mauidloh hasanah dari sosok yang di-ayah-kan dalam Tebuireng Center, KH Faiz Husaini LC, MA. Banyak pesan dan kesan yang disampaikan oleh beliau terkait bekal bagi wisudawan yang ingin pulang ke Indonesia. Tak hanya itu, selipan candaan juga dilontarkan oleh Kiai Faiz.

Diakhir acara terdapat sesi seserahan Sertifikat Tebuireng Center dari Mas Ilman kepada para wisudawan, serta terdapat seserahan sertifikat Saung Gagasan Tebuireng Center bagi  wisudawan yang merupakan bagian dari Saung Gagasan Tebuireng Center itu sendiri, Seperti: Ahmad Fauzan Zahri, Aan Darwati, Is’ad Durrotun Nabilah, Hasna’ Zakiyah Amany, Kunti Zulfa Russdiana Dewi, dan terakhir Hari Bakti Palaloe. Adapun 9 wisudawan lainnya antara lain: Ujang Abdulloh Mahfudz, Ali Al-Ghiffari, Hafizh Ilham Bachtiar, M. Fariz Baity, Khairunnisa’ Hasugian, Aini Mazaya, Candra Santana Pristata, Moh. Hudal Hafid Ilmi, dan yang terakhir Fifi Asyfiyah Sya’bana.

IMG 20221105 WA0011 1 1024x768

Acara tersebut bisa dibilang meriah karena juga dihadiri oleh para senior Tebuireng Center, Ketua Tanfidziyah PCINU Mesir, jajaran Ansor, Banser dan juga Fatayat, Perwakilan FPIB (Forum Pelajar Indonesia Buuts), serta para tamu undangan shohib al-hajat. Semuanya dengan hikmat mengikuti acara tersebut sebagai bentuk hormat kepada almarhum KH Sholahuddin Wahid dan juga sebagai tanda bahwa hubungan Tebuireng tidak dapat dipisahkan oleh elemen apapun. wallahu a’lam.

Categories: Warta

tebuirengcenter

Komunitas Kepenulisan dan Jurnalistik Tebuireng Center Cairo

1 Comment

Farhan · 07/11/2022 at 12:13 pm

MasyaAllah tabarokalloh

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *